× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#OLAHRAGA

Keran Gelar Real Madrid Bersama Zidane Telah Dibuka

Di awal musim, Madrid tampil inkonsisten.

Freelancer
Keran Gelar Real Madrid Bersama Zidane Telah Dibuka
Foter

13/01/2020 · 1 Menit Baca

Klub raksasa Spanyol, Real Madrid baru saja menjuarai Piala Super Spanyol. Di final, El Real menumbangkan rival sekota, Atletico Madrid lewat drama adu penalti di King Abdullah Sports City, Senin (13/1/2020) dinihari WIB. 

Bagi Madrid yang lemarinya sudah penuh trofi, gelar Piala Super Spanyol tidak terlalu istimewa. Apalagi partisipasi Madrid di ajang ini karena mendapat 'berkah' dari format baru. 

Sebelumnya, Piala Super Eropa diperebutkan juara La Liga dan jawara Copa del Rey. Kalau menggunakan format lama, Barcelona yang berstatus kampiun Liga Spanyol musim lalu akan berjumpa juara Piala Raja, Valencia. 

Namun tahun ini, Piala Super Spanyol menggunakan format baru. Juara La Liga dan Copa del Rey tetap dilibatkan. Hanya saja ditambah runner-up La Liga dan finalis Copa del Rey. Ini berarti, tidak hanya Barcelona dan Velencia, tetapi juga duo Madrid, Atletico dan Real. 

Atletico berhak ikut serta karena menjadi runner-up La Liga. Sementara Madrid yang musim lalu finis di urutan ketiga beruntung bisa tampil karena status Barcelona sebagai juara La Liga sekaligus finalis Copa del Rey. 

Madrid kemudian memaksimalkan keberuntungan itu dengan memenangi laga semifinal dan final. Di semifinal, Madrid mengalahkan Valencia dan kemudian Atletico di final.

Ini menjadi gelar perdana pelatih Zinedine Zidane pada periode keduanya di Madrid. Kemenangan ini juga meneruskan catatan gemilang Zidane yang selalu menang saat memimpin Madrid di partai final. 

Opta mencatat, Zidane sudah melakoni sembilan pertandingan final bersama Los Blancos. Hasilnya, pelatih asal Prancis itu menyapu bersih sembilan trofi yang tersedia. . 

Dari sembilan laga final itu, dua di antaranya dimenangi Madrid dengan mengalahkan Atletico. Sebelumnya, Madrid adalah klub yang menghancurkan mimpi Atletico di final Liga Champions musim 2015-16.

Trofi Piala Super Spanyol bisa sedikit menjawab keraguan terhadap skuat Madrid-nya Zidane musim ini. Di awal musim, Madrid tampil inkonsisten sebelum akhirnya kembali menempel Barcelona. 

Absennya Karim Benzema dan Gareth Bale di Piala Super Spanyol, dimanfaatkan Zidane untuk melakukan eksperimen. Tanpa dua pemain bintangnya, Madrid telah membuktikan bisa menundukkan Valencia dan menang adu penalti melawan Atletico yang bermain full team

Akankah trofi Piala Super Spanyol menjadi awal kebangkitan kembali Madrid bersama Zidane? Sebelumnya, pada periode pertama kepelatihannya, Zidane telah memberikan banyak gelar, termasuk tiga trofi Liga Champions secara beruntun.

Zidane memiliki kesempatan untuk menambahnya musim ini. Madrid masih berpeluang meraih gelar La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions. Salah satu ujian berat yang akan dihadapi Zidane adalah Manchester City di babak 16 besar Liga Champions. 


Share Tulisan Arif SP


Tulisan Lainnya

Waria Kampung Duri di Tengah Pandemi

#SOSOK - 28/11/2020 · 15 Menit Baca

Sedang Tuhan Terus Merenangkan Ikan

#SASTRA - 28/11/2020 · 3 Menit Baca