× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#OLAHRAGA

Bayern Munich Juara Sejati, Lewandowski Runtuhkan Dominasi Ronaldo-Messi

Jika melihat sepak terjang Bayern di Liga Champions musim ini, memang sudah sepantasnya mereka ...

Freelancer
Bayern Munich Juara Sejati, Lewandowski Runtuhkan Dominasi Ronaldo-Messi
Foter.com

24/08/2020 · 1 Menit Baca

Bayern Munich baru saja merayakan kesuksesan mereka di Liga Champions musim 2019-2020. Die Roten mengubur harapan Paris Saimt-Germain (PSG) memenangi trofi pertama kompetisi kasta tertinggi Eropa untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub. Gol tunggal Kingsley Coman di menit ke-59 membuyarkan harapan PSG sekaligus menjadi penentu kemenangan Bayern di Estadio da Luiz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020). 

Skor akhir 1-0 sudah cukup mengantarkan klub raksasa Bundesliga mamastikan gelar juara. Dengan tambahan trofi ini, total Bayern telah mengoleksi enam trofi ''Si Kuping Besar'. Pencapaian ini menyamai jumlah trofi Liverpool yang musim lalu menjadi juara di ajang sama. Koleksi trofi Bayern hanya kalah dari Real Madrid 13 trofi dan AC Milan dengan 7 trofi.

Jika melihat sepak terjang Bayern di Liga Champions musim ini, memang sudah sepantasnya mereka menjadi juara. Sebelum laga final kontra PSG, Bayern bukan hanya tak terkalahkan, tetapi selalu menang mulai babak penyisihan grup hingga semifinal. 

Mereka kemudian menyempurnakannya dengan mengalahkan PSG di final. Total Bayern membukukan 11 kemenangan atau kemenangan 100 persen sepanjang kompetisi kasta tertinggi Benua Biru yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19. 

Bayern layak menyandang gelar juara sejati karena memenangi kompetisi bergengsi dengan gaya. Mereka menghajar Chelsea dengan agregat 7-1 di babak 16 besar, mempermalukan salah satu raksasa Spanyol, Barcelona dengan skor telak 8-0 di perempatfinal dan menghemtikan laju impresif Lyon 3-0 di semifinal. Musim ini, Lyon tampil mengejutkan setelah sukses menyingkirkan raksasa Serie-A, Juventus di babak 16 besar dan klub kaya Liga Premier, Manchester City di perempatfinal. 

Kemenangan di Liga Champions mengantarkan Bayern meraih treble winner karena sebelumnya telah menjadi juara Bundesliga dan DFB-Pokal. Ini menjadi treble kedua setelah Die Roten melakukannya di musim 2012/2013. Torehan ini menyamai Barcelona yang memenangi treble di musim 2008/2009 dan 2014/2015.

Top skorer Liga Champions

Kesuksesan Bayern musim ini termasuk di Liga Champions tak bisa dilepaskan dari sosok Robert Lewandowski yang mengemas 15 gol dari 10 penampilan. Striker Polandia itu menjadi top skorer Liga Champions menghentikan dominasi dua megabintang, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Lewandowski unggul lima gol dari pesaing terdekatnya, Erling Haaland yang mencetak 10 gol.

Sejak musim 2007/2008, Ronaldo dan Messi mendominasi daftar top skorer Liga Champions. Neymar sempat menjadi top skorer bersama Ronaldo-Messi dengan 10 gol di musim 2014/2015. Musim ini, torehan Ronaldo dan Messi di Liga Champions tertinggal jauh dari Lewandowski. CR7 hanya mencetak empat gol hingga Juventus treleminasi di babak 16 besar. Sementara La Pulga hanya tiga kali menjebol gawang lawan sebelum Barcelona dipermak Bayern 2-8 di perempatfinal.

Keberhasilan Lewandowski menjadi top skorer Liga Champions melengkapi kesempurnaan Bayern yang menjadi kampiun Eropa. Trofi Liga Champions musim ini menjadi gelar pertama bagi Lewandowski yang kini telah berusia 32 tahun. 

Pahlawan Kemenangan Bayern Munich

Selain Robert Lewandowski, nama lain yang menarik perhatian adalah Kingsley Coman, pahlawan Bayern di final Liga Champions. Gol tunggal winger 24 tahun itu ke gawang PSG memastikan Bayern menjadi juara Liga Champions.  

Coman merupakan tumbuh di akademi PSG pada periode 2004-2013. Dia melakukan debut profesionalnya bersama PSG saat melawan Sochaux pada 17 Februari 2013. Karirnya bersama PSG meredup dengan hanya bermain empat kali untuk tim utama Les Perisiens.

Pemain kelahiran Paris, Prancis itu kemudian hijrah ke Turin dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Juventus setelah kontraknya bersama  PSG berakhir. Dia melakukan debutnya di Serie A pada 30 Agustus 2014 dan baru mencetak gol pertamanya ke gawang Hellas Verona di ajang Coppa Italia pada 15 Januari 2015.

Karir Coman mulai menemui titik terang setelah Juventus meminjamkannya ke Bayern selama dua tahun sejak 30 Agustus 2015. Bersama Die Roten yang saat itu diasuh Pep Guardiola, Coman tampil 35 kali di musim 2015/2016. Melihat performanya yang semakin membaik, Bayern kemudian mempermanenkan Coman pada 2017 dan diikat kontrak hingga 2023. 

Selama lima musim bersama Bayern, Coman sudah memenangi semua gelar domestik. Kini tidak hanya gelar domestik yang dimenangi Coman tapi juga trofi kompetisi kasta tertinggi Eropa. 


Share Tulisan Arif SP


Tulisan Lainnya

Daun-Daun Batu

#SASTRA - 13/11/2020 · 1 Menit Baca

Panglima Perang Soya-Soya

#SEJARAH - 10/11/2020 · 5 Menit Baca