× Humaniora Kesehatan Lingkungan Gaya Hidup Perempuan Agama Seni Budaya Sastra Sosok Wisata Resensi Nawala Intermeso Esai Media
#SASTRA

Kepada Laut Aku Bertanya

Sajak Sabtu
Kepada Laut Aku Bertanya
Ilustrasi.

26/09/2020 · 1 Menit Baca

berabad sudah sejarah mengajari kita
tentang dentum meriam kapal-kapal
tentang pertarungan laut yang
menyisakan arus luka masa lalu

berabad sudah sejarah mengajari kita
tentang asap-asap mesiu dari 
benteng-benteng yang mengirim
kematian kapal 

kita tulis ini penjajahan
tapi kita baca ini jalur rempah
kita hafal ini koloni rasa
tapi kita rapal ini kepedihan

sejarah telah mengajari kita: 
kapal-kapal itu
membawa keberanian
yang merentang 
dari puncak ombak ke petak arus
dari ujung angin ke ujung hujan
dari kaki matahari ke tepi hari
lalu sakit dan kematian adalah
catatan duka laut

kepada laut aku bertanya:
siapa menjajah?
dan kau, laut duka masa lalu
masih menyimpan aroma pala dan cengkeh
yang menjajah dua samudra

di sini kita mulai bicara lagi
tentang kebanggaan

Ibrahim Gibra
Ternate, 24 September 2020

 

bulan kecil memanjat langit
:untuk Usy

entah kapan uap meminang awan
ini hujan tumpah di ujung riak 
dan ikan-ikan pun berteduh di balik arus
saat itu kau bertanya tentang sehelai ombak

sungguh, di lepas pantai itu
kemarin aku mengirim kail terbaik 
tapi bulan kecil itu memanjat langit
lalu arus mendaras deras
dan ikan-ikan
tak bisa dibujuk dengan umpan 

aku pulang ke pantai
dengan kail terpukul

Ibrahim Gibra
Ternate, 20 September 2020

 

seratus bintang dari gunung bintan
:untuk Datok Rida K. Liamsi

bersama pelangi yang
melingkar di layar perahu Jong
kata-kata itu meniti deru arus
agar ini laut terus terjaga

hari ini
bersama angin 
yang memilin kubah tamadun
semua kata terbuka 
selimut makna

hari ini
seratus kata
dari seratus pemulia kata
menjadi kemudi yang
melurus akal budi

Ibrahim Gibra
Ternate, 25 September 2020


Ibrahim Gibra, nama pena dari Gufran A. Ibrahim, punya kegemaran menulis artikel ihwal bahasa, masalah sosial budaya, demokrasi, pendidikan, dan literasi di Kompas dan di sejumlah koran lainnya. Ia juga menulis sajak dan cerpen yang diterbitkan dalam bentuk buku maupun diterbitkan di koran cetak dan daring. Gufran A. Ibrahim adalah Guru Besar Antropolinguistik pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun. Ibrahim Gibra telah menerbitkan antologi sajak pertamanya, Karang Menghimpun Bayi Kerapu (Penerbit Jual Buku Sastra, 2019). Kini Ibrahim Gibra telah merampungkan antologi sajak kedua, Nikah Daun-Daun, Resepsi Pohon-Pohon (sedang dalam proses penerbitan) dan antologi ketiga, Makrifat Laut (sedang dalam penyuntingan). Ia juga telah merampungkan buku kumpulan artikelnya yang pernah dimuat di Kompas dan koran lainnya, Bertutur di Ujung Jempol: Esai Bahasa, Agama, Pendidikan, dan Demokrasi (kini sedang dalam proses penerbitan). Ibrahim Gibra dapat dihubungi via ibrahim.kakalu@gmail.com


Share Tulisan Ibrahim Gibra


Tulisan Lainnya

Yusuf Abdulrahman di Mata Ngofa ma Jojo

#SOSOK - 21/10/2020 · 15 Menit Baca

Kami Ingin Orgasme Kalian Mau Apa?

#SASTRA - 21/10/2020 · 1 Menit Baca

Sebelas Martir

#ESAI - 12/10/2020 · 5 Menit Baca